Social Icons

Pages

HIDUP itu terlalu INDAH untuk ditangisi, tapi juga terlalu PAHIT untuk dinikmati...
TAPI hidup akan sangat BERMAKNA jika di HARGAI

Selasa, Februari 25, 2014

Angga Putra Pratama





Abii... Aku ini seorang pengkhayal.
Tiap kali menjalin kedekatan dengan seorang lelaki.
Aku slalu mengkhayalkan kebersamaan dengan lelaki itu.

Tapi lain denganmu.
Mengkhayal tentangmu pun aku tidak pernah.
Perkenalan ini sungguh singkat.
Dan kamu jatuh hati padaku.
Aku bahagia karena itu.

Memimpikanmu juga tidak pernah, bi.
Sebelumnya tidak pernah ada harapan yg kusimpan untukkmu.
Tapi kamu datang memberi kepastian.
Membawakan hati yang indah buatku.
Bagaimana mungkin aku bisa menolak ketulusan itu.

Bi...
Kamu datang saat aku putus asa.
Saat aku tidak percaya lagi pada cinta.
Tapi kamu mengubah pandanganku secara seketika.

Bi,, lelah sudah aku dihadapkan pada ketidakpastian perasaan.
Lalu kamu datang menawarkan keyakinan padaku.
Benar mungkin, tidak ada alasan buatku ragu.
Karena memang aku harusnya tidak perlu ragu padamu.

Dan bii,
Saat ini, aku meyakinkan diriku bahwa kita bisa bahagia bersama.
Semoga Takdir ini indah pada akhirnya.
Semoga kamu bisa menjadi jawaban atas doa-doaku.
Aamiin



»»  READ MORE...

Jumat, Februari 14, 2014

ENTAHLAH





Aku sebut dia matahari
Karena hadirnya mencerahkan, menghangatkanku
Membuat aku tak lagi takut pada kelamnya dunia
Saat ia tertawa
Itu benar-benar membahagiakanku
Panggilannya untukku
Itu semakin buatku bahagia
Sedihku saat ia gelisah, sakit, atau sulit
Karena saat itu aku tidak didekatnya

Jarak membuat aku semakin rindu
Waktu yang terbatas membuat aku menghargai setiap kesempatan bersamanya
Kisah ini, memberiku banyak pelajaran berharga
Bahwa kepercayaan adalah kekuatan
Sebatas mana kami mampu bertahan

Di awal kisah,
Aku belum berani menaruh harapan padanya
Aku takut kisah pilu kembali terulang
Namun waktu memaksaku untuk terus memikirkannya
Hingga aku sadari,
Bahwa aku telah menaruh terlalu banyak harapan untuknya
Aku bermimpi terlalu besar tentangnya, tentang kami
Bahkan aku terlalu mengkhayalkannya

Dia tetap kusebut matahari
Lalu di manakah aku akan berada?
Apakah aku akan menjadi gelap karena matahariku tenggelam,
Atau mungkin matahariku akan terus menyinari
Entahlah

Berulang kali aku berusaha membebaskan pikiranku
Untuk tidak memikirkannya
Aku sibukkan diriku dengan berbagai hal
Tapi aku gagal
Yang ada, aku terlarut dalam kepedihan

Aku berdoa pada Tuhan,
Agar ia bahagia
Agar ia senantiasa sehat
Dimanapun dan dengan siapapun dia berada

»»  READ MORE...

Senin, Februari 10, 2014

Pergilah Jika Itu Harus





Jika kamu mau pergi sekarang.
Maka pergilah.
Aku tidak akan mencegahmu.
Lebih tepatnya tidak bisa mencegahmu.
Aku bukan siapa-siapa.
Bukan seseorang yg berarti buatmu.
Maka tidak perlu risau.
Pergilah, jika benar kamu ingin.

Pergilah sekarang.
Sebelum aku terlanjur menaruh perasaan yang dalam padamu.
Sebelum semuanya berbuah harapan padamu.

Aku janji tidak akan sakit.
Tidak akan menangis.
Tidak akan menghindari kenyataan.
Ini bukan yang pertama kali buatku, ditinggalkan tanpa perasaan.
Ini pelajaran yang kesekian kalinya buatku.
Dan harusnya aku makin pintar sekarang.

Kudoakan kamu baik-baik saja.
Semoga kamu bahagia dengan keputusan apapun yang kamu ambil.
Kelak jangan menyesal.
Anggap ini denyut kehidupan.
Kadang pelan, kadang kencang.

Tidak perlu mengkhawatirkan aku.
Aku akan bahagia.
Percayalah.
Tuhan beserta kita.
Selagi kita percaya pada kebaikan Tuhan.
Aku yakin kita pasti bahagia.
Baik itu bersama-sama ataupun di jalan masing-masing.
»»  READ MORE...