Aku seperti jarum jam yang berputar terus menerus
seperti mencari sesuatu
akankah kamu diantara deretan angka-angka dijam itu?
Hingga aku berhenti di situ untuk selamanya
Aku melihat sebuah bangku biru
kuhampiri dan mencoba duduk di atasnya
namun Aku terjatuh
ternyata bangku itu hanya halusinasi
jika saja bangku itu adalah kamu
maka dapatkah Aku berlindung di sampingmu?
Tapi mungkinkah kamu hanya halusinasi itu?
HIDUP itu terlalu INDAH untuk ditangisi, tapi juga terlalu PAHIT untuk dinikmati...
TAPI hidup akan sangat BERMAKNA jika di HARGAI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cantix
BalasHapus